Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 ISTA
 Seleksi Penerimaan CPNS 2017
 Seleksi CPNS
 Verifikasi Administrasi
 Seleksi Kompetensi Dasar
 Seleksi Kompetensi Bidang
 Hasil Akhir Seleksi CPNS
 International Conference On Sustainable Tourism
 Pengumuman Seleksi Jabatan
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya
 Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
 Calender Of Event
 
Berita Utama
News : Menpar Arief Yahya Apresiasi Promosi Pariwisata KBRI Venezuela
16-Apr-2018 00:00

JAKARTA, 16 APRIL 2018—
Menpar Arief Yahya memberikan dua jempol buat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Venezuela. Desain logo Wonderful Indonesia dan gambar penari Bali tampil di kereta bawah tanah di Kota Caracas, Venezuela. “Terima kasih KBRI Venezuela!” sebut Menpar Arief Yahya yang dimention ke Duta Besar Lufhfie Witto’eng.

Inilah bentuk konkret dari spirit Indonesia Incorporated yang sejak 3 tahun silam disampaikan Menpar Arief Yahya. Bahkan sebelum berangkat tugas ke negara-negara, Arief Yahya sudah berpesan ke para duta besar, menitipkan promosi pariwisata Indonesia.

Kementerian Pariwisata, lanjut mantan Dirut PT Telkom ini, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kreativitas KBRI Venezuela. Apalagi ada 2 juta orang yang lalu lalang melalui 4 lines dan 22 stasion di Metro Caracas itu.

Memang, dengan keterbatasan budget, Kemenpar harus berkolaborasi mengajak seluruh KBRI untuk bersama-sama promosi. Kemenpar fokus berpromosi di negara-negara pasar utama, seperti China, Singapore, Malaysia, Australia, India, Jepang, Korea, beberapa negara di Eropa Amerika dan Timur Tengah.

Negara-negara yang jauh dari 10 Top Originasi, Menteri Arief Yahya mengajak seluruh komponen bangsa untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Baik instansi pemerintah, maupun swasta, diaspora dan pelajar mahasiswa di seluruh dunia. “Karena kalau kita kompak, solid, bergerak bersama, berpromosi pariwisata bersama, maka bangsa ini akan cepat dikenal di seluruh penjuru dunia. Sekali lagi, terima kasih KBRI Venezuela,” jelasnya.

Ketiga, kerjasama kreatif yang dilakukan KBRI dengan lembaga atau instansi di negara tempat mereka bertugas itu penting, untuk membuka kerjasama TTI - Tourism Trade Investment ke Indonesia. Tourism atau pariwisata adalah pintu pembuka kerjasama yang ideal. Semoga di negara lain, akan banyak kerjasama KBRI yang bermanfaat buat bangsa Indonesia.

Kereta bawah tanah Metro Caracas itu cukup populer dan menjadi sarana transportasi publik sejak tahun 1983. Metro Caracas memiliki 22 stasiun yang menghubungkan Caracas barat dan timur.

Pemasangan logo dilakukan Jumat (13/4) waktu setempat oleh KBRI Caracas disaksikan Wakil Menteri Pariwisata Venezuela Ali Ernesto Padron Paredes, Presiden Metro Caracas Mayor Jenderal Cesar Vega, serta pejabat Kemlu dan Kementerian Kebudayaan Venezuela. Wamen Pariwisata menyatakan, kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Venezuela bisa terwujud.

"Metro Caracas bangga sudah memberikan ruang promosi budaya dan pariwisata Indonesia dalam upaya meningkatkan hubungan kedua negara," ungkap Presiden Metro Caracas Cesar Vega yang dikutip media.

Adapun promosi wisata ini bergambar tari Bali, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Pulau Komodo, Taman Laut Bunaken dan lainnya. Promosi ini akan berlangsung hingga 3 bulan ke depan. Salam Pesona Indonesia.

Tourist Statistik

Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Tahun 2015
Laporan Akuntabilitas Kinerja Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Dan Industri Pariwisata Tahun 2015
Selengkapnya...
Pengumuman
Pengumuman Hasil Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama
Pengumuman Hasil Seleksi Terbuka Pengisian JPT Madya
Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kementerian Pariwisata Tahun 2017
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved