Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Pengumuman Nominasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017 ( Menu : Berita > ISTA )
  • International Year Of Sustainable Tourism For Development 2017 ( Menu : Berita > International Conference On Sustainable )
  • Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Pariwisata Tahun 2017 ( Menu : Berita > Seleksi Penerimaan CPNS 2017 )
  • Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017 ( Menu : Berita > ISTA )
  • Student Video Essays Contest (menu : Berita > Pengumuman )
  • Pengumuman Usulan Dana Alokasi Khusus Subbidang Pariwisata Tahun Anggaran 2016
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 ISTA
 Seleksi Penerimaan CPNS 2017
 International Conference On Sustainable Tourism
 
Berita Utama
Narasi Tunggal:MUDIK BARENG GUYUB RUKUN JADI SEMANGAT PEMERINTAH BERIKAN PELAYANAN MAKSIMAL BAGI MASYARAKAT
16-Jun-2017 12:00

Dengan slogan "Mudik Bareng Guyub Rukun" pemerintah berkomitmen untuk menjadikan momen mudik tahun ini berjalan dengan selamat, aman dan nyaman. Pemerintah juga menghimbau penyedia jasa transportasi agar berkomitmen mewujudkan mudik yang selamat, guyub dan rukun.

"Pemerintah berkomitmen untuk menjamin mudik lebaran tahun ini berjalan dengan selamat, aman dan nyaman. Kami ingin masyarakat yang melakukan mudik merasa "enjoy" menikmati perjalanannya," jelas Menhub Budi Karya Sumadi.

Menhub Budi juga berharap kepada seluruh penyelenggara transportasi agar berkomitmen mewujudkan mudik yang selamat, guyub dan rukun.

"Maksudnya adalah menyelenggarakan mudik dengan selamat dan baik menyelesaikan permasalahan mudik secara bersama-sama," ungkapnya.

Untuk memastikan penyelenggaraan mudik berjalan lancar, Menhub Budi menyatakan bahwa, agar dapat fokus memberikan pelayanan yang terbaik meminta seluruh jajarannya dan juga jajaran BUMN sektor transportasi untuk tidak cuti sampai selesainya penyelenggaraan mudik yang berlangsung mulai dari 15 Juni 2017 (H-10) sampai dengan 11 Juli 2017 (H+15).

Lebih lanjut Menhub Budi mengatakan, telah melakukan identifikasi penanganan mudik khsusus di sektor transportasi. Ia mengungkapkan ada tiga faktor utama yang menjadi perhatian. Pertama, kesiapan sarana transportasi. Kedua, kesiapan prasaran transportasi. Dan ketiga, perilaku berkendara, baik pengemudi angkutan umum maupun pengemudi kendaraan pribadi.

"Untuk sarana, tahun ini diprediksi penumpang mudik yang menggunakan angkutan umum meningkat 4 persen lebih atau sekitar 19 juta orang. Untuk itu pada tahun ini kami tingkatkan kapasitas angkutan umumnya baik bus, kereta api, kapal laut dan pesawat agar dapat menampung jumlah penumpang tersebut" jelasnya.

Tidak hanya menambah kapasitas angkutan, Menhub Budi menjelaskan, faktor kelaikan angkutan umum menjadi perhatian utama pihaknya. Untuk itu, Kemenhub telah melakukan pengecekan kelaikan atau ramp chek terhadap seluruh moda transportasi yang disiapkan beroperasi pada masa Angkutan Lebaran tahun 2017.

 

Menhub Budi menegaskan, bus yang laik jalan diberikan tanda stiker laik jalan yang ditempel pada kaca depan bagian bus. Menhub mengimbau masyarakat yang akan naik bus untuk mudik untuk memastikan bus yang ditumpanginya memiliki tanda stiker tersebut.

Beberapa himbauan lainnya yang sudah berulang kali disampaikan Menhub Budi kepada masyarakat yang ingin mudik yaitu, pertama, agar masyarakat dapat mengatur perjalanan mudik lebih dini dan menghindari melakukan perjalanan pada puncak mudik.

"Kami sudah prediksi puncak mudik akan terjadi pada 23 dan 24 Juni 2017. Kami himbau masyarakat tidak semua beangkat hari itu untuk menghindari penumpukan. Memang jalan tol sekarag sudah dibangun lebih panjang, tapi tetapi tetap memiliki keterbatasan kapasitas," kata Menhub.

Himbauan lainnya yang disampaikan Menhub agar masyarakat sebisa mungkin tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik. Apalagi ke tempat tujuan yang menempuh jarak yang cukup jauh. Ia meminta, agar masyarakat memanfaatkan angkutan umum yang sudah disediakan dan memanfaatkan prgram mudik gratis yang disediakan pemerintah maupun swasta. (Biro Komunikasi dan Informasi Publik)

Tourist Statistik

Fokus Berita
Visi Misi Kemenpar, Homestay Dan Progress Homestay
Siaran Pers : ITdBI 2017 Tingkatkan Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi
NARASI TUNGGAL : Waspada Pandemi Influenza, Kemenkes Simulasi Siaga
Selengkapnya...
Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Kementerian Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Pariwisata Tahun 2016
Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Pariwisata Tahun 2015
Selengkapnya...
Pengumuman
Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017
Daftar Nama Pemenang Lomba Anugerah Pesona Bahari 2016
Pendaftaran Peserta World Halal Tourism Summit 2016 di Abu Dhabi UEA Dibuka!
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved