Galeri | Link Informasi | Hubungi Kami | Forum | Peta Situs Indonesia | English       
Pencarian :      
 
  • Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017 ( Menu : Berita > ISTA )
  • Student Video Essays Contest (menu : Berita > Pengumuman )
  • Pengumuman Usulan Dana Alokasi Khusus Subbidang Pariwisata Tahun Anggaran 2016
 
 Berita Utama
 Pengumuman
 Agenda
 Kegiatan Pembangunan
 Publikasi
 Kegiatan Pertemuan
 Info Peluang
 Pengadaan Barang/Jasa
 Rencana Umum Pengadaan (RUP)
 Pidato
 CEO Message
 ISTA
 
Berita Utama
Siaran Pers Wapres Jusuf Kalla Resmikan Peluncuran Program Destinasi Wisata Religi Berbasis Masjid
15-Jun-2017 16:00
Jakarta, 15 Juni 2017---Wakil Presiden (Wapres) H.Muhammad Jusuf Kalla meresmikan peluncuran Program Destinasi Wisata Religi Berbasis Masjid di Indonesia di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (15/6). Wapres H.M. Jusuf Kalla selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia didampingi Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pada kesempatan itu juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama antara  Kemenpar dengan Pimpinan Pusat Dewan  Masjid Indonesia (PP DMI) bersama Tim Percepatan Wisata Halal  dalam mengembangkan program tersebut.
 
 
Menpar Arief Yahya mengatakan, wisata religi dalam  fortopolio bisnis pariwisata  memiliki porsi cukup besar  untuk menarik kunjungan wisatawan.  Potensi budaya (culture) mempunyai porsi  paling besar 60%, sedangkan alam (nature) 35% dan manmade 5%. Dari culture dikembangkan berupa wisata warisan budaya dan sejarah, wisata ziarah/religi (heritage  and pilgrim tourism) 20%; wisata belanja dan kuliner (culinery and shopping tourims) 45%;  dan wisata kota dan desa (city and vilage tourism) 35%. Sementara nature  dikembangkan dengan produk wisata bahari (marine tourism) 35%; wisata ekologi (eco tourism) 45%;  dan wisata petualangan (adventure tourism) 20%, sedangkan manmade  dikembangkan dalam wisata MICE (MICE and event tourism) 25%;  wisata olahraga (sport tourism) 60%; dan obyek wisata yang terintergrasi (integrated area tourism) 15%. 
 
Menpar Arief Yahya menjelaskan, wisata religi bagian dari halal tourism menjadi fortopolio bisnis pariwisata andalan Indonesia , ”Indonesia telah diakui oleh masyarakat internasional sebagai destinasi halal kelas dunia dan dibuktikan dengan diperolehnya 12 dari 16 penghargaan bergengsi pada ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 di Abu Dhabi,” kata Menpar Arief Yahya seraya mengatakan, Indonesia mentargetkan tahun 2019 berada di peringkat satu versi Global Muslim Travel Index (GMTI) dari peringkat ke-4 tahun 2015 dengan jumlah wisman muslim sebanyak 5 juta (dari 2 juta tahun 2015) atau sebesar 25% dari target kedatangan 20 juta wisman dan jumlah pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) muslim sebanyak 242 juta.
 
 
Munawar Fuad Noeh, Ketua Program PP DMI mengatakan, seiring dengan perkembangan global  wisata religi termasuk wisata halal semakin luas menjadi trend global. Perkembangan ini cepat direspons oleh Kemenpar bersama Tim Percepatan Wisata Halal dan PP DMI untuk bersinerji dengan menggarap  Program Destinasi Wisata Religi Berbasis Masjid di Indonesia.  "Event di bulan suci ini, diinspirasi oleh  visi untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid dari  Wapres H.M. Jusuf Kalla, Ketua Umum PP DMI sejak 2012. Tujuannya untuk membangkitkan semangat dan potensi masjid dan umat Islam Indonesia dalam mensyiarkan dan memanfaatkan, betapa negeri ini selain aman, damai dan harmoni, juga kaya dengan spiritualitas dan  religiusitas yang menjadi Indonesia makin very friendly Destination,”  papar Munawar.
 
Sebagai tindak lanjut dari program tersebut  akan digelar simposium nasional dengan mengangkat tema "Peran Masjid dalam Pengembangan Wisata Religi di Indonesia" berlangsung di Jakarta pada September 2017 mendatang. Simposium nasional ini akan menyertakan seluruh stakeholders industri pariwisata terkait: bidang infrastruktur, teknologi IT, penerbangan, perhotelan, industry makanan, minuman, busana, hingga kosmetik  dan  obat-obatan, serta aneka kerajinan tangan dan bidang lainnya.   
 
 
100 Titik Destinasi Wisata Religi Munawar Fuad Noeh menjelaskan, fungsi utama masjid adalah sebagai pusat peribadatan, perajut ukhuwwah, kegiatan dakwah dan taklim (pendidikan) dan  memiliki banyak multi manfaah.  Indonesia memiliki 850.000 lebih masjid yang terdiri dari; masjid bersejarah, masjid di seantero nusantara, hingga masjid yang unik dan khas dengan pesonanya, termasuk masjid di lingkungan area wisata maupun yang menjadi tujuan wisata itu sendiri.
 
“Dalam pilot project perdana, selama periode 2017-2020, penyertaan Program Wisata Halal berbasis masjid akan menentukan 100 Titik Destinasi Wisata Religi termasuk wisata halal berbasis masjid dari Sabang sampai Meauroke  dengan menyertakan peran aktif Pemda Provinsi, Pemkab dan Pemkot di 100 Wilayah di Indonesia. Dalam pelaksanaannya dikalkulasi akan membuka peluang lebih dari 180 sektor usaha yang saling menguntungkan di tiap lokasi,” kata Munawar Fuad Noeh.
 
Dengan  program ini, menurut Munawar, masjid dan jamaah masjid secara nyata diharapkan menyiapkan diri dan lingkungan sebagai warga yang sadar wisata sekaligus mampu melipatgandakan peran warga sebagai masyarakat yang ramah, penuh dengan persahabatan juga dipersiapkan dengan kemampuan untuk memberikan nilai manfaat bagi kemakmuran lingkungan sekitarnya melalui sektor pariwisata.
 
 
Hadir dalam acara peluncuran dan penandatangan MoU kerjasama Program Destinasi Wisata Religi Berbasis di Indonesia antara lain Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Riyanto Sofyan, pengurus PP DMI, pejabat di lingkungan Kemenpar, serta para stakeholder industri wisata regili-wisata halal nasional dan global. (Biro Hukum dan Komunikasi Publik)
Tourist Statistik

Fokus Berita
Siaran Pers Wapres Jusuf Kalla Resmikan Peluncuran Program Destinasi Wisata Religi Berbasis Masjid
NARSAI TUNGGAL - Paket Ekonomi 15 : Efesiensi Logistik tingkatkan Daya Saing
Siaran Pers Launching 10 Destinasi dengan Branding Baru dan Pameran A New Chapter of WI
Selengkapnya...
Kinerja
Laporan Akuntabilitas Kinerja Kementerian Pariwisata Tahun 2015
Laporan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Kementerian Pariwisata Tahun 2015
Laporan Akuntabilitas Kinerja Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni Dan Budaya
Selengkapnya...
Pengumuman
Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) - 2017
Daftar Nama Pemenang Lomba Anugerah Pesona Bahari 2016
Pendaftaran Peserta World Halal Tourism Summit 2016 di Abu Dhabi UEA Dibuka!
Selengkapnya...
 
   
copyright@2012 ministry of tourism. All rights reserved